Peran Website dan Media Sosial dalam Membangun Bisnis di Era Digital

Dengan semakin majunya Teknologi dan Informasi Digital, membuat banyak pelaku usaha yang beralih dari sistem konvensional menuju sistem yang lebih modern dan canggih. Hal ini bukan tidak beralasan, tentunya sistem yang modern dan canggih ini telah memberikan banyak kemudahan kemudahan baik bagi pelaku usaha dalam hal ini sebagai penjual, maupun bagi pelanggan atau orang yang menjadi konsumen dari suatu produk tertentu. Hamper semua dapat dilakukan secara online, seperti membeli produk kesehatan, pendidikan, fashion, transportasi, jasa tertentu, dan bahkan sistem belajar di perguruan tinggi pun sudah ada yang dilakukan secara online.

Selain pelaku usaha kebutuhan umum, banyak juga perusahaan-perusahaan besar yang juga memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi ini untuk menunjang revenue atau income perusahaan mereka. Mulai dari perusahaan perbankan, perusahaan transportasi online, penyediaan tiket pesawat dan hotel, dsb. Dengan adanya sistem online seperti ini, tentunya akan mengurangi cost atau biaya operasional perusahaan atau usaha tertentu. Selain itu hal ini juga dapat mempermudah pemasaran (marketing) produk maupun jasa yang dimiliki oleh setiap pelaku usaha, sehingga pasar atau market place akan semakin besar dan luas.

Selain website, banyak juga pelaku usaha yang memanfaatkan media sosial seperti facebook dengan layanan facebook adsnya, Instagram, twitter, line, Whatsup, dll. Dengan memaksimalkan pemasaran dan promosi melalui media sosial tersebut mereka telah berhasil meraih pendapatan atau income puluhan bahkan ratusan juta rupiah setiap bulannya. Namun apakah dengan media sosial saja sudah cukup untuk mengembangkan dan memajukan bisnis atau usaha kita ? TIDAK CUKUP !!. kenapa tidak ?. Tentunya antara keduanya (website dan media sosial) memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun bukan tidak mungkin apabila keduanya dikombinasikan agar memberikan hasil yang lebih maksimal. Dengan mengandalkan media sosial kita dapat lebih sering dan mudah untuk mempromosikan produk atau jasa kita, baik itu secara gratis ataupun  berbayar melalu jasa periklanan online. Kita juga dapat mempromosikan produk kita itu secara spesifik kepada teman atau rekan kita di media sosial, yang memang telah mengenal kita, sehingga itu akan lebih mudah untuk melakukan komunikasi. Tapi di lain sisi, peran website juga sangat besar dalam kemajuan bisnis kita. Betapa tidak, karena melalui website pelanggan atau kustomer dapat lebih percaya dan yakin dengan perusahaan atau usaha yang kita jalani. Dengan adanya website kustomer dapat mengetahui secara lengkap informasi mengenai produk dan perusahaan kita. Jadi keduanya memilik keunggulan dan manfaatnya masing-masing.

Jadi timbul sebuah pertanyaan, manakah yang anda pilih antara menggunakan website atau media sosial untuk memajukan usaha anda ? Jawabnya adalah “Gunakan Keduanya (website & media sosial)”. Kenapa demikian ? Berikut beberapa alasan logis yang dapat memberikan pencerahan atas kegalauan anda :

  1. Trend Sosial Media Selalu Berganti
    Trend di media sosial memang selalu berganti-ganti, tetapi tidak ada salahnya anda memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk dan jasa anda dengan cara mengikuti trend yang sedang hangat. Selain memasarkan produk dan jasa, jangan lupa untuk mencantumkan website anda agar semakin banyak yang mengetahui website anda.
  2. Website Ibarat Kantor atau Toko, Sosial Media Pamerannya 
    Jika diibaratkan bisnis offline, website adalah toko sedangkan sosial media adalah pamerannya. Namanya pameran hanya sementara, disana tempat Anda mengenalkan produk. Dari pameran giring pelanggan dan calon pelanggan ke toko Anda dengan cara memberikan kartu nama. Jadi ketika pameran selesai, pelanggan dan calon pelanggan tahu kemana mereka harus mencari Anda yaitu ke Toko. Sama halnya dengan sosial media, dari sosial media giring pelanggan masuk ke dalam website.
  3. Website mampu meningkatkan kredibilitas bisnis, menampilkan kesan perusahaan profesional, maju dan modern.
    Terkadang calon pelanggan Anda ragu membeli secara online melalui sosial media, mereka takut tertipu dengan maraknya penipuan online yang terjadi. Dengan memiliki website setidaknya akan mengikis keraguan ini, apa lagi dengan tampilan web yang profesioanal.
  4. Anda pegang kendali penuh
    Menggunakan sosial media, Anda harus mengikuti aturan-aturan yang diterapkan pemilik sosial media tersebut. Bahkan tidak jarang kebijakan yang diterapkan merugikan Anda. Jika hal itu terjadi, mau tidak mau Anda harus mengikuti. Karena status kita di sosial media hanyalah numpang. Beda dengan website sendiri, di website semua kendali Anda pegang penuh. Aturan-aturan Anda buat sesuai dengan kebijakan Anda.
  5. Di website Anda bisa meningkatkan pelayanan dengan memberikan layanan tanya jawab. Layanan ini bisa berupa form atau pun live chat.

Gunakan Sosial Media untuk meningkatkan popularitas brand Anda, dan buat website dengan nama brand tersebut.

#azuratravel

Ilmu Marketing atau Pemasaran yang jarang diketahui

Marketing atau pemasaran memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan kelangsungan dari suatu perusahaan. Apabila marketing dari suatu perusahaan itu sudah baik, maka kesejahteraan perusahaan pun akan meningkat. Dalam hal ini dapat meningkatkan income perusahaan dan sebagai dampaknya akan memberikan kesejahteraan terhadap pegawai dari perusahaan tersebut. Sebaliknya apabila marketing nya tidak baik, maka kesejahteraan perusahaan pun akan menurun, begitu juga dengan kesejahteraan pegawainya.

Sebelum membahas terlalu jauh mengenai Marketing atau pemasaran, hal penting yang harus diketahui adalah tujuan dari marketing atau pemasaran itu sendiri. Tujuan dari marketing adalah untuk mengetahui kebutuhan (needs), keinginan (wish), dan permintaan (demands) dari kustomer. Sehingga dengan mengetahui tujuan dari marketing, maka perusahaan harus memiliki strategi khusus untuk dapat memenuhi ke-3 hal tersebut.

Setiap perusahaan memiliki strategi yang berbeda-beda untuk memenuhi  kebutuhan kustomernya. Namun secara umum strategi yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia hampir sama sehingga dapat diimplementasikan di perusahaan lainnya. Strategi yang dimaksud adalah STP (Segmentation, Targeting, Positioning) dan 4 P (Product, Price, Place, Promotion). Kedua komponen tersebut tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Kenapa demikian ? berikut penjelasannya.

Segmentation (S) atau pembagian pasar adalah langkah awal yang dilakukan untuk mengetahui potensi pasar atau untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan suatu produk atau jasa diperlukan oleh kustomer. Dengan menentukan segementasi yang jelas, perusahaan dapat melakukan proses pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran. Karena tidak sedikit perusahaan yang mengalami kerugian besar karena tidak melakukan riset atau segementasi pasar sebelum memasarkan produk atau jasa mereka. Sebagai contoh yang sangat sederhana, kalau produk yang anda miliki adalah peralatan dapur, maka segmentasi yang tepat adalah  anda memasarkan produk anda kepada ibu ibu rumah tangga. Namun ketika anda memiliki jasa pariwisata, maka jasa anda akan sangat dibutuhkan ketika anda memasarkannya kepada para pelancong atau turis.

Setelah menentukan segmentasi pasar, maka langkah selanjutnya adalah Targeting (T) atau penentuan target. Targeting ini dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan (needs), keinginan (wish), dan permintaan (demands) dari kustomer. Dengan membuat targeting yang terukur disetiap awal bulan, maka perusahaan dapat menentukan strategi dan mengetahui modal awal yang dibutuhkan untuk mencapai suatu target. Hal ini bertujuan agar tidak terjadinya pemborosan dalam melakukan promosi (Promotion) terhadap pelanggan atau kustomer.

Promotion (P) merupakan kegiatan yang harus dilakukan secara terus menerus agar produk dan jasa dari perusahaan dapat dikenal atau diketahui oleh kustomer atau masyarakat umum. Pendekatan yang dilakukan oleh kustomer sebelum membeli produk atau menggunakan jasa yang perusahaan tawarkan adalah dengan cara mengetahui mengenai perusahaan tersebut. Setelah itu mereka akan melihat produk atau jasa yang ditawarkan, kemudian needs dan wish akan berperan ditahap ketiga, dan terakhir akan menghasilkan demands atau permintaan. Tentunya pelanggan tetap mempertimbangkan 4P (Product, Price, Place, dan Promotion) dari perusahaan anda. Apabila produknya sudah bagus atau pelanggan anda memang membutuhkan produk tersebut, maka pelanggan anda akan melihat harga dari produk anda, ketika produk dan harga sudah sesuai, maka pelanggan anda ingin mengetahui dimana lokasi perusahaan anda agar mereka yakin dengan perusahaan anda, dan terakhir kembali ke promosi yang menarik, maka buatlah promosi dengan selalu memberikan penawaran yang menarik bagi kustomer.

 

DIBUTUHKAN BANYAK DISTRIBUTOR, UNTUK MEMASARKAN PELUANG USAHA DIBIDANG TOUR AND TRAVEL. MINAT ? HUBUNGI WA 082218877741