Penumpukan calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sumber gambar: Istimewa.
Presiden Direktur Angkasa Pura II (AP 2), Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan suatu sistem agar pemeriksaan dokumen di bandara dapat dilakukan secara digital. Hal ini untuk mengantisipasi skenario New Normal di tengah pandemi COVID-19.
Awaluddin mengatakan, prosedur keberangkatan penumpang pesawat ini kemungkinan besar menjadi New Normal bagi industri penerbangan di tengah pandemi global COVID-19, oleh karena itu AP 2 menyiapkan agar pelaksanaannya dapat sederhana namun tetap ketat melalui digitalisasi.
“Saat ini, penumpang datang ke bandara untuk kemudian dilakukan pengecekan secara manual oleh petugas. Kami tengah menyiapkan supaya ke depannya seluruh dokumen yang dipersyaratkan bisa diunggah ke aplikasi Indonesia Airports. Setelah mengunggah dokumen, penumpang akan mendapat QR Code,” terang Awaluddin, Rabu (20/5/2020).
Sejumlah dokumen yang diperlukan calon penumpang untuk dapat diizinkan melakukan perjalanan di tengah pembatasan penerbangan tercantum lengkap di dalam SE No. 4/2020, di antaranya adalah tiket pesawat, surat keterangan dinas, surat bebas COVID-19, dan lain sebagainya.
“Digitalisasi dalam pemeriksaan dokumen penumpang pesawat di tengah pembatasan penerbangan ini juga menjadi salah satu program smart airport PT Angkasa Pura II. Kami siap mengantisipasi skenario New Normal di tengah pandemi COVID-19,” ujar Awaluddin.
Keseluruhan protokol New Normal saat ini tengah disiapkan AP 2 dan akan disampaikan kepada Kementerian BUMN pada 25 Mei 2020. Penerapan protokol berdasaran keputusan pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.
Maskapai penerbangan Citilink Indonesia melaksanakan uji penerbangan perdana (proving flight) pesawat kkhusus kargo (freighter) pertamanya, Selasa (19/5/2020). Pesawat beregistrasi PK-GGC dengan jenis Boeing 737-500 dimodifikasi dari armada konfigurasi penumpang.
Pesawat bekas Garuda Indonesia tersebut dikonversi menjadi pesawat kargo dengan kapasitas muatan hingga mencapai 13 Ton.
Proses modifikasi pesawat dilakukan di hanggar GMF AeroAsia dan telah melaksanakan tahapan sertifikasi oleh Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU).
Dalam penerbangan kemarin, pesawat kargo tersebut menerbangi rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Batam (BTH) dan Kualanamu (KNO) hingga penerbangan kembali menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Citilink melakukan terobosan dengan menyediakan freighter untuk menjawab tantangan dan peluang pasar logistik yang semakin meningkat saat ini dan ke depan,” tutur Direktur Utama Citilink, Juliandra Nurtjahjo, Rabu (20/5/2020).
Dia menyebutkan, pesawat ini akan beroperasi setelah Lebaran 2020 dan akan mengangkut kargo ke rute-rute domestik hingga kawasan Asia.
“Citilink berharap dengan beroperasinya freighter akan memberikan kontribusi pendapatan tambahan yang cukup signifikan di samping pendapatan utama dari penumpang,” tutup Juliandra.
Pesawat Boeing 737-500 milik Citilink Indonesia yang digunakan untuk layanan kargo Merpati Nusantara Airlines. Sumber gambar: Garuda Indonesia.
Sebelumnya, pesawat B737-500 PK-GGC yang masih berkonfigurasi angkut penumpang disiapkan Citilink Indonesia untuk mendukung diaktifkannya kembali layanan penerbangan maskapai Merpati Nusantara Airlines (MNA) melalui jasa kargo udara.
Sebanyak 10 BUMN pada Oktober 2019 bahu-membahu untuk menghidupkan kembali maskapai pelat merah yang telah lama bangkrut tersebut.
Namun nampaknya misi untuk menghidupkan kembali MNA belum berjalan mulus, dan akhirnya pesawat tersebut kembali akan dioperasikan Citilink Indonesia untuk layanan kargo.
Izin rute penerbangan Batik Air terancam akan dicabut Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal ini merupakan buntut dari pelanggaran Permenhub No. PM 18 tahun 2020 yang dilakukan maskapai tersebut pada penerbangan ID-6506 Kamis (14/5/2020) pagi.
Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara mengumumkan telah memberikan sanksi kepada maskapai Batik Air dan Angkasa Pura II (AP 2) hari ini, Selasa, 19 Mei 2020. Keduanya diganjar sanksi lantaran melanggar regulasi yang mengatur tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
“Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh inspektur kami, terdapat pelanggaran berkaitan dengan physical distancing yang dilakukan oleh operator angkutan udara (Batik Air) dan operator bandar udara (AP 2),” tutur Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati di Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Dijelaskan Adita, maskapai itu melanggar ketentuan yang tertera pada pasal 14 poin b regulasi tersebut mengenai pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50 persen dari jumlah kapasitas kursi dalam setiap penerbangan.
Pesawat jenis Boeing 737-800NG PK-LBW yang melayani penerbangan ID-6506 rute Soekarno-Hatta – Denpasar dengan jadwal keberangkatan 08.00 WIB menerbangkan enam penumpang kelas bisnis dan 100 penumpang kelas ekonomi.
Padahal, kapasitas total kursi penumpang pesawat tersebut hanya 162 kursi, yakni 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi. Artinya, seharusnya ID-6506 maksimal hanya boleh mengangkut 81 penumpang.
“Kepada operator angkutan udara yang terbukti melanggar, kami memberikan sanksi berupa pembekuan izin di rute-rute penerbangan yang melanggar tersebut,” ujar Adita
Dijelaskannya, selain maskapai penerbangan, Ditjen Perhubungan Udara juga memberikan sanksi kepada AP 2.
“Hasil investigasi kami menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran terhadap penerapan physical distancing oleh operator bandar udara (AP 2), sehingga kami memberikan surat peringatan agar hal seperti ini dapat diantisipasi dengan baik dan tidak kembali terulang,” terang Adita.
Adita menekankan bahwa Kemenhub akan menindak tegas atas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan transportasi udara.
“Kami harap seluruh stakeholder penerbangan nasional dapat mematuhi aturan dan regulasi yang berlaku, terlebih lagi kita tengah menghadapi wabah yang terus memakan korban jiwa. Kami tegaskan, tidak ada toleransi sedikit pun terhadap sekecil apapun pelanggaran yang dilakukan terhadap peraturan dan regulasi penerbangan nasional,” tegas Adita.
Adita juga menghimbau kepada para pengguna moda transportasi udara untuk dapat berperan aktif dalam menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.
“Seluruh peraturan dan regulasi penerbangan tersebut kami rancang untuk memastikan bahwa transportasi udara tidak menjadi sarana penyebaran COVID-19 di Indonesia. Seluruh stakeholder harus mematuhi aturan dan regulasi yang ada, dan menyadari bahwa operasi penerbangan dikecualikan ini untuk memberikan layanan kepada masyarakat dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkas Adita.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perhubungan Udara telah memberikan sanksi kepada maskapai Batik Air dan Angkasa Pura II (AP 2), Selasa (19/5/2020).
Pemberian sanksi ini merupakan buntut penumpukan penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Kamis (14/5/2020) pagi. Keduanya diganjar sanksi lantaran melanggar Permenhub No. PM 18 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
“Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh inspektur kami, terdapat pelanggaran berkaitan dengan physical distancing yang dilakukan oleh operator angkutan udara (Batik Air) dan operator bandar udara (AP 2),” tutur Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati di Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Dijelaskan Adita, maskapai itu melanggar ketentuan yang tertera pada pasal 14 poin b regulasi tersebut mengenai pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50 persen dari jumlah kapasitas kursi dalam setiap penerbangan.
Pada hari itu, manajemen Lion Air Group pun mengakui ada penerbangan yang membawa penumpang lebih dari 50 persen dari kapasitas yang diatur pemerintah atau melanggar ketentuan jumlah penumpang selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Pada kesempatan yang berbeda, Dirjen Perhubungan Udara, Novie Riyanto menjelaskan bahwa Batik Air melanggar ketentuan tingkat keterisian penumpang. Sementara, AP 2 bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran protokol physical distancing di Bandara Soekarno-Hatta.
“Memang hasil temuan ada beberapa perjalanan Batik Air yang tidak memenuhi physical distancing. Sanksi jelas akan ditegakkan termasuk kepada Angkasa Pura II,” kata Novie, seperti dikutip Kontan.co.id, Selasa (19/5/2020).
Pada penerbangan Kamis pekan lalu, Batik Air mengoperasikan 14 rute penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta. 11 rute di antaranya memiliki jadwal penerbangan pagi antara pukul 06.30 WIB hingga 09.20 WIB. Hal ini yang menyebabkan terjadinya penumpukan penumpang di bandara saat proses verifikasi dokumen penumpang.
Berdasarkan temuan di lapangan, saat itu salah satu penerbangan tercatat mengangkut lebih dari jumlah maksimal kapasitas yang diatur.
Pesawat jenis Boeing 737-800NG PK-LBW yang melayani penerbangan ID-6506 rute Soekarno-Hatta – Denpasar dengan jadwal keberangkatan 08.00 WIB menerbangkan enam penumpang kelas bisnis dan 100 penumpang kelas ekonomi.
Padahal, kapasitas total kursi penumpang pesawat tersebut hanya 162 kursi, yakni 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi. Artinya, seharusnya ID-6506 maksimal hanya boleh mengangkut 81 penumpang.
Sebagai pengusaha, 10 Mindset sukses ini wajib kamu miliki. Apa saja 10 mindset itu? Simak artikel ini.
Setiap keberhasilan dan kesuksesan seseorang pasti ada rahasia dibaliknya. Kalau kamu mau sukses sebagai pengusaha, coba simak bagaimana 10 mindset orang sukses berikut ini.
Meraih Mental Sukses
“Kerjakankanlah apa yang ditemui tanganmu untuk dikerjakan”.
Meraih kesuksesan adalah impian semua orang. Secepat mungkin, semudah mungkin, semulus mungkin. Tapi pada kenyataannya, setiap kesuksesan yang diraih selalu ada kerja keras dibalik semua itu.
Beberapa mengesampingkan waktu bermain, mungkin juga harus mengurangi waktu istirahat, atau juga perlu mengatur uang untuk keperluan yang lebih utama.
Ada berbagai pengorbanan yang perlu dilakukan untuk menekuni sesuatu yang sedang kita usahakan. Sebab apa yang dikerjakan sungguh-sungguh hari ini, kelak akan dirasakan balasannya di kemudian hari.
Ditengah keadaan sulit, seorang bermental lemah cenderung meratapi diri dan menunggu keadaan berubah dan berpihak padanya dengan sendirinya.
Padahal pada kenyataannya, keadaan sulit selalu ditemui semua orang di semua jaman. Seperti tokoh-tokoh terkemuka yang sering kali dibahas dalam rubik kisah sukses oleh Finansialku.
Setiap dari mereka yang telah diakui sebagai pengusaha sukses juga perah mengalami berbagai macam gempuran dan rintangan dalam menekuni usaha dan bertahan hidup.
Tetapi perbedaannya terletak disaat beliau-beliau, tidak menyia-nyiakan kesempatan sekecil apapun, dan mengerjakannya dengan tekun.
Kesulitan dan hambatan dapat membantu mereka mencari jalan keluar, menemukan relasi yang baru dan berpikir lebih tajam dari sebelumnya.
Melewati masa yang manis, pahit kemudian manis menjadi sesuatu yang biasa bagi mereka. Sebab dalam setiap pengalaman itu akan selalu terdapat banyak pembelajaran.
Saat jaya bukan waktu bergaya, saat susah bukan saatnya menjadi lemah.Memiliki harapan dan keinginan yang kuat menjadi kunci semangat bagi orang-orang bermental sukses.
Sekarang apa kamu sudah siap untuk menerapkan 10 rahasia mindset orang sukses? Simak dalam rangkuman Finansialku berikut!
#1 Yang Diraih Bukan Hanya Uang
Sebuah kekeliruan kalau kamu mematok standar kesuksesan hanya dengan uang. Sebab jika kamu memasang kesuksesan kamu berada di uang.
Maka uang akan membakar energi yang kamu miliki untuk terus mengejarnya. Uang hanyalah bahan bakar yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan versi kamu sendiri.
Kamu bisa pakai uang untuk sebuah buku keterampilan, kamu bisa memakai uang untuk membangun relasi, kamu bisa menggunakan uang untuk beramal.
Dan mana kesuksesan versi kamu, gunakan uang untuk mewujudkannya. Keberhasilan tidak hanya sekedar uang, namun usaha yang terbayar, keinginan yang tercapai dan tantangan hidup yang bisa ditaklukan.
Bermental Sukses berarti juga bijak dalam membuat pilihan, menentukan keputusan, dan pandai dalam mengelola harta kekayaan.
Bukan tentang seberapa banyak atau sedikit, tetapi orang-orang sukses mengatur keuangan mereka, mungkin bagi mereka yang tidak mengerti, orang sukses akan terlihat pelit.
Namun kamu sendiri tau batasan antara keinginan dan kebutuhan. Saat kebutuhan lebih diutamakan maka keinginan akan menemukan subtitusinya.
Jika anda butuh jaminan kesehatan, maka kamu akan memilih memakai uang kamu untuk dialokasikan pada jasa layanan asuransi.
Jika kamu butuh kendaraan untuk bekerja, maka kamu akan menimbang keinginan untuk bergaya dan kebutuhan dalam pemakaian sehari-hari dan disesuaikan dengan anggaran yang ada.
Meski terkesan penuh pertimbangan, tetapi jauh lebih dari pada menyesal setelah mengambil keputusan.
Banyak orang yang mengabaikan pentingnya laporan dan data dalam keuangan. Padahal dengan adanya laporan kamu bisa mengevaluasi seberapa banyak anggaran yang kamu habiskan, dan seberapa banyak yang kamu dapatkan.
Kalau nggak, jangan-jangan selama ini lebih besar pasak daripada tiang!
Dengan tidak mencampur laporan keuangan pribadi dan usaha, kamu akan memisahkan kebutuhan pribadimu dan kebutuhan usaha. Dan kamu juga bisa memantau kemana anggaran dana yang kamu habiskan dari waktu ke waktu.
Menerapkan hal ini dengan disiplin akan menjadi kebiasaan yang baik, juga jujur pada diri sendiri merupakan kunci utama menjadi sukses.
#4 Risiko Bukan Sebuah Masalah
Dalam sistem pendidikan di Indonesia, masyarakat kita cenderung menilai ‘si pintar’ yang akan menjadi orang sukses. Tidak melulu begitu, melainkan pendidikan merupakan sarana untuk membawa kita dapat hidup terdidik dan bermasyarakat.
Jadi tidak harus jadi pintar untuk menjadi sukses. Bagi mereka yang berani melangkah untuk mimpi dan kesuksesan yang diharapkan, mereka akan menghadapi risikonya dan menaiki puncak kesuksesan.
Seperti halnya berlari marathon, butuh konsistensi dan mental tangguh untuk terus menapaki setiap langkahnya. Gagal bukanlah risikonya! Kegagalan hanya akibat dari keputusan saat mereka berhenti berlari sebelum garis finish. Maka, selesaikan pertandingannya!
Cepat merasa puas membuat anda berhenti berkembang. Jika diatas langit masih ada langit, merasa puas membatasi anda untuk menembus langit yang lain. Orang-orang sukses mendorong diri mereka lebihi kapasitas mereka sebelumnya.
Semua para ahli bermula dari para amatir.
Pembelajaran adalah seumur hidup, maka berusahalah menjadi kamu versi yang lebih baik dari hari kemarin. Itulah esensi sesungguhnya dari perasaan yang tidak pernah merasa puas.
Berani mencoba yang baru, mempelajari keahlian baru untuk mendukung karir, menantang diri untuk mengerjakan proyek rumit. Dan menikmati sensasi kesenangan saat semua pengorbanan sudah terlewati.
#6 Bersama akan Lebih Baik
Walau menggapai kesuksesan tergantung pribadi masing-masing, semua orang membutuhkan orang lain. Termasuk dengan membangun kesuksesan itu sendiri.
Manusia akan sulit jika mereka mengerjakan semuanya seorang diri. Setiap orang sukses memiliki mentor yang memonitor perkembangan mereka. Mereka memiliki panutan yang perlu mereka tiru dan adaptasikan dalam kehidupan mereka sendiri.
Mungkin orang berpikir semakin banyak orang justru akan membuat lebih rumit atau malah kacau, tapi kamu hanya perlu menyaring masukan-masukan yang ada dan menyimpulkannya.
Jauh lebih mudah menanyakan sebuah rute yang sudah dilewati pada mereka yang sudah pernah melewatinya, apalagi jika mereka mau mengantar kamu dengan suka rela.
#7 ‘Hidup’ lah Sekarang
Ada seorang pernah berkata, hidup ini hanya sekali maka nikmatilah selagi kamu bisa!
Beberapa orang memanfaatkan waktu yang ada dengan positif dan beberapa menyia-nyiakan dan menghabiskan waktu mereka dengan hal-hal tidak berguna dan berakhir dalam penyesalan.
Kadang permasalahan yang dialami adalah kamu pikir kamu punya cukup waktu. Sehingga seringkali kamu menunda-nunda, bahkan menunda keinginan kamu yang terdalam.
Hidup ini jauh lebih singkat dari yang dibayangkan. Jangan kasih longgar dirimu sendiri dengan bermalas-malasan. Mulai lakukan apapun yang hendak kamu capai sekarang juga.
Pada akhirnya kita bertumbuh menjadi orang yang takut mencoba. Jika kamu bertahan pada sesuatu yang sudah kamu tahu, maka kamu tidak akan mendapatkan pengetahuan baru.
Sebaliknya, jika kamu mau membuka diri untuk berbagai pengalaman baru, maka kamu akan mempelajari hal-hal baru setiap harinya. Pada akhirnya kamu akan menemukan dirimu memiliki banyak ilmu.
Hal baik akan datang pada mereka yang mau mencoba!
#9 Tidak Menyepelekan Hal-hal Kecil
Dalam sebuah pelatihan service excellent untuk perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang jasa khususnya, pengetahuan dan keterampilan ini diperlukan.
Hal apa yang dipelajari?
Tentang hal yang sederhana. Senyum, tegur, sapa, peduli, tanggap. Dan perpaduan semuanya membuat harmoni yang berdampak besar pada kepuasan pelanggan.
Dalam hal kecil juga ada dampak yang besar. Jangan menyepelekan hal-hal kecil yang terjadi. Faktanya, setiap hal yang terjadi entah kecil atau besar mengandung pelajaran yang berguna untuk dirimu ke depannya.
Semakin kamu meletakkan pengorbanan dan waktu untuk setiap hal kecil, maka semakin hal kecil tersebut akan menjadi hal besar.
Dalam keseharian, jika anda terbiasa mengorbankan jajan kecil dan menabung Rp 5.000 setiap harinya anda memiliki uang ‘hiburan’ Rp 1.800.000 setiap tahunnya. Sederhana!
Baca juga:
#10 Sukses Luar dan Dalam
Pada dasarnya, mental orang sukses akan konsentrasi pada semua aspek dalam kehidupannya. Entah itu dirinya sendiri maupun orang lain.
Menjadi sibuk, produktif dan kemudian sukses itu luar biasa, tapi yang terpenting adalah kamu bisa mendapatkan semua itu dengan kebahagiaan di dalamnya.
Tidak melulu serius sehingga kamu menjadi tegang dalam menjalani keseharianmu. Kamu juga butuh hal-hal kecil yang bisa menyegarkan pikiranmu dengan istirahat cukup, olahraga dan juga liburan.
Kamu juga jangan pelit merayakan keberhasilan kecilmu dengan orang-orang yang mendukung dan yang kamu kasihi. Dengan begitu kamu akan hidup sukses dengan seimbang.
Segala sesuatu akan terasa sulit saat hanya dipikirkan, segala sesuatu akan terasa ringan saat dikerjakan bersama-sama. Salam sukses!
Setelah membaca artikel ini, tentunya kamu harus mengemplementasikan ke-10 mindset sukses tersebut dalam kehidupanmu. Kamu juga boleh membagikan artikel ini agar teman-temanmu punya pemahaman yang sama denganmu.
Mengikuti arahan Menteri BUMN, Erick Tohir yang tertuang dalam Surat Nomor: S-336/MBU/05/2020, Angkasa Pura I (AP 1) mulai menyusun Pedoman Kesehatan Covid-19 untuk situasi New Normal di 15 bandara yang dikelola. Pedoman yang sedang disusun tersebut mengacu pada protokol kesehatan yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“(Angkasa Pura I) sedang menyusun Pedoman Kesehatan Covid-19 dan timeline pelaksanaan skenario new normal terkait keamanan dan kesehatan, baik untuk penumpang, publik, mitra komersial, maskapai, kargo dan seluruh pemangku kepentingan bandara,” ujar Direktur Utama AP 1, Faik Fahmi, Ahad (17/5/2020).
Faik mangatakan, sejak awal merebaknya Covid-19, AP 1 telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membentuk Tim Task Force Internal.
Tim ini berfungsi untuk memberikan arahan pelaksanaan pencegahan dan dampak Covid-19 yang mencangkup pada kebijakan seperti di bidang operasi, teknik, pemasaran & Pelayanan, dan keuangan.
“Tim ini bekerja nonstop untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan agar upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 dapat berjalan maksimal,” kata Faik.
Dia menyatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam melakukan pengetatan pemeriksaan penumpang internasional untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di 15 bandara.
Sejak diizinkannya kembali penerbangan penumpang dengan pembatasan selama masa larangan mudik pada 7 Mei lalu oleh Menteri Perhubungan, seluruh bandara AP 1 menyiapkan mekanisme pengaturan operasional di lapangan. Hal itu dilakukan agar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dapat diimplementasikan secara maksimal.
“Hal itu dapat dilihat dari rekayasa alur keberangkatan penumpang di bandara yang terdiri dari 5 pos pemeriksaan dengan pengaturan jarak minimal dan waktu periksa agar tidak terjadi penumpukan,” tandasnya.
Angkasa Pura II (AP 2) telah menetapkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 guna mengantisipasi skenario The New Normal. Terkait hal ini, perseroan segera merumuskan Protokol Penanganan terkait tiga aktivitas kebandarudaraan, yaitu operasional, pelayanan dan komersial.
“Sesuai arahan Menteri BUMN, setiap BUMN termasuk PT Angkasa Pura II saat ini sudah diminta mempersiapkan protokol guna mengantisipasi The New Normal di tengah COVID-19, sejalan dengan bidang usaha masing-masing,” ujar Presiden Direktur AP 2, Muhammad Awaluddin, Ahad (17/5/2020).
Awaluddin menegaskan, implementasi protokol The New Normal tersebut bergantung dari keputusan resmi pemerintah.
“Protokol The New Normal BUMN memperhatikan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar [PSBB] dan diberlakukan jika ada keputusan resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau dari pemerintah. Belum ada tanggal pasti pemberlakukan protokol ini, baik mengenai kapan karyawan harus kembali bekerja dari kantor serta kriteria siapa saja yang harus bekerja di kantor,” jelas Awaluddin.
Awaluddin mengatakan, protokol The New Normal di lingkungan kebandaraan akan lebih mengedepankan layanan dengan teknologi informasi dan memperhatikan prinsip penjarakan fisik (physical distancing) antarindividu.
“Misalnya, personel PT Angkasa Pura II di bandara akan dilengkapi seragam khusus atau APD. Kemudian, sistem biometrik bisa saja digunakan kaitannya dengan pelayanan, keselamatan dan keamanan penerbangan. Lalu kepada maskapai dan penumpang akan diarahkan untuk lebih menggunakan self check-in kiosk, mobile check-in dan web check-in,” terangnya.
Di samping itu, protokol The New Normal juga akan menyentuh aktivitas tenant komersial. Misalnya, adanya kewajiban bagi tenant untuk menyediakan cairan pembersih tangan. Mereka juga akan diarahkan untuk menerapkan transaksi secara nontunai serta menerapkan prosedur physical distancing.
Awaluddin menyebutkan, lini masa implementasi protokol The New Normal akan diajukan ke Kementerian BUMN pada 25 Mei 2020.
“Yang jelas, kami siap mengantisipasi skenario The New Normal karena memang sudah sejak 4 tahun terakhir ini pengembangan bandara-bandara PT Angkasa Pura II mengarah ke digitalisasi untuk mewujudkan Smart Digital Airport di Indonesia,” tandasnya.
AirAsia Indonesia akan menyesuaikan pengoperasian penerbangan berjadwal secara bertahap, baik rute internasional maupun domestik. Rencana pengoperasionalan kembali layanan akan dimulai pada tanggal 1 Juni 2020 dan hanya pada rute tertentu.
Pihak manajemen menyebutkan bahwa langkah ini sehubungan dengan alasan operasional dan perpanjangan masa pembatasan sosial di beberapa wilayah.
“Sehubungan dengan hal tersebut, penerbangan Kuala Lumpur-Surabaya dan Johor Bahru-Surabaya yang semula dijadwalkan beroperasi secara terbatas mulai 18 Mei 2020, ditunda untuk sementara waktu,” tulis maskapai dalam siaran pers, Jum’at (15/5/2020).
Calon penumpang yang terdampak oleh perubahan ini telah menerima pemberitahuan pembatalan beserta informasi pilihan kompensasi melalui email dan SMS.
AirAsia Indonesia mengimbau seluruh penumpang yang akan melakukan penerbangan diharapkan memperhatikan dan memenuhi persyaratan kesehatan, imigrasi serta pembatasan perjalanan yang ditetapkan oleh pemerintah di wilayah atau negara asal maupun tujuan.
“AirAsia telah menerapkan langkah-langkah kewaspadaan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan para tamu (penumpang) dan awak pesawat. Seluruh tamu diwajibkan menggunakan masker dari mulai proses check-in, masuk ke pesawat, selama penerbangan hingga pengambilan bagasi saat tiba di bandara tujuan.”
Penumpang juga diharapkan membawa masker cadangan, cairan pembersih tangan, dan mengikuti ketentuan bagasi kabin AirAsia terbaru.
Penumpang diingatkan agar tiba 3 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari kepadatan antrian sehubungan dengan pemeriksaan kesehatan di beberapa titik sebelum keberangkatan.
“Semua tamu disarankan untuk memastikan kembali terminal keberangkatannya dikarenakan adanya perubahan terminal sementara untuk penerbangan domestik maupun internasional di beberapa bandara.”
AirAsia tetap berkomitmen untuk melayani penerbangan carter penumpang dan kargo, baik untuk kebutuhan perjalanan pemerintah, swasta, organisasi, maupun komunitas masyarakat ke berbagai destinasi domestik dan internasional dengan persetujuan dari otoritas terkait.
AirAsia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai kembali layanan penerbangan ke depannya.
Mengapa harus menggunakan jasa Travel Agent ??? Biro Perjalanan Wisata atau lebih dikenal juga dengan nama Travel Agent/Agen Perjalanan masih menjadi pilihan banyak orang yang menginginkan perjalanan wisata mereka direncanakan secara profesional, sesuai dan maksimal. Seiring perkembangan jaman, berbagai tawaran tiket murah dan fasilitas murah lainnya dengan mudah dapat kita dapatkan sendiri hanya melalui Smartphone.
Pada umumnya orang berfikir bahwa menggunakan jasa Travel Agent untuk kegiatan liburannya akan lebih mahal dan terikat. Padahal sesungguhnya adalah tidak demikian. Banyak sekali keuntungan dan penghematan biaya yang anda dapatkan apabila menggunakan jasa Travel Agent.
Ada berbagai keuntungan menggunakan jasa travel bagi para pengguna jasa terutama dari sisi kemudahan. Hal inilah yang kemudian membuat sebagian pengguna jasa memilih untuk menggunakan jasa travel agen untuk mengatur perjalanannya.
1. Travel agent mampu mengurangi resiko kesalahan reservasi
Seorang petugas reservasi ticketing memahami betul resiko yang mereka hadapi ketika melakukan booking. Jika seandainya terjadi kesalahan reservasi dari pihak pelanggan, maka travel agent dapat membantu untuk mengcancel tiket yang sudah terissued tersebut.
2. Travel agent dapat membantu kamu mendapatkan tiket dengan harga termurah
Travel agent bisa memberikan harga tiket pesawat yang lebih murah dari maskapai, karena travel agent ingin memanjakan pelanggan atau mengadakan promo.
3. Mencarikan harga terbaik dari berbagai maskapai penerbangan untuk kamu.
Hal tersebut karena travel agent dapat memantau promo-promo terbaru yang dikeluarkan maskapai.
4. Travel agent dengan profesionalitasnya dapat membantu kamu yang ingin reroute, reschedule dan refund.
5. Kemudahan ketika kalian akan berpergian dengan rombongan.
Reservasi rombongan di atas 10 orang tidak bisa dilakukan melalui situs airlines atau callcenter maskapai/airlines, karena hal ini memerlukan reservasi khusus dengan jalur yang dimungkinkan oleh agen penjualan maskapai (travel agent), atau corporate yang sudah bekerjasama dengan maskapai terkait.
6. Tidak harus memiliki kartu kredit
Pembelian tiket melalui travel agent memudahkan apabila kamu tidak memiliki kartu kredit. Pembelian melalui agent tidak dikenai biaya administrasi (booking fee) dari maskapai tertentu serta biaya administrasi kartu kredit, jadi kamu dapat membayar lebih murah daripada di web publik maskapai.
7. Keamanan transaksi lebih terjamin
Melakukan pembayaran di travel agent tentunya lebih aman daripada melakukan pembayaran melalui bank transfer ataupun internet. Ada kekhawatiran mengenai jaminan keamanan atas kode-kode kartu kredit, Atm, dan lain-lain.
8. Memilih Destinasi
Kebanyakan orang hanya membeli tiket berlibur ke kota atau negara yang mereka inginkan namun tidak mengetahui ke mana saja tujuan destinasi mereka berikutnya. Nah, lewat jasa travel agent Anda bisa bertanya soal destinasi menarik serta waktu tepat untuk mengunjunginya. Anda juga bisa menyesuaikan tujuan sesuai dengan bujet yang Anda sediakan. Smart, right?
9. Bisa Berkonsultasi
Tak hanya sekedar menawarkan tiket, travel agent juga bisa berperan sebagai tour consultant. Anda bisa bertanya-tanya soal rute terbaik untuk tempat wisata yang ingin Anda datangi, termasuk berkonsultasi soal harga. Dengan begitu Anda bisa menghemat biaya serta waktu selama liburan nanti.
10. Pelayanan yang Special
Ya, Pelayanan… Hal yang paling pertama yang tentu akan diberikan ketika Anda ke Travel Agent, tidak hanya menjual tiket pesawat, hotel, penyewaan transportasi tapi juga bisa memberikan informasi yang anda butuhkan mengenai perjalanan anda.
11. Efisiensi waktu dan menghemat tenaga
Anda tidak perlu lagi menghubungi satu per satu segala fasilitas wisata yang akan digunakan. Travel Agent akan menyediakan semua kebutuhan perjalanan Anda dari Tiket Pesawat, Penginapan, Transportasi ditempat tujuan, perencanaan aktivitas di objek wisata, dll. Semua sudah dikemas dan disiapkan dengan baik.
Angkasa Pura II (AP 2) menginformasikan bahwa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari ini, Sabtu, 16 Mei 2020, dijadwalkan melayani 95 penerbangan pada rute domestik dan internasional.
Di Terminal 2, jadwal keberangkatan rute domestik direncakan sebanyak 20 penerbangan dan kedatangan 21 penerbangan. Maskapai yang beroperasi di terminal ini adalah Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, NAM Air dan Citilink Indonesia.
Sementara di Terminal 3, seluruh rute domestik dioperasikan oleh Garuda Indonesia dengan rencana jadwal keberangkatan 17 penerbangan dan kedatangan 18 penerbangan. Untuk rute internasional dioperasikan berbagai maskapai dengan rencana keberangkatan sebanyak 10 penerbangan dan kedatangan 9 penerbangan.
“Dari 95 penerbangan yang direncanakan pada hari ini, jumlah penumpang yang diangkut berdasarkan laporan maskapai adalah 3.196 penumpang,” tulis perseroan dalam keterangan resmi, Sabtu (16/5/2020).
Dilaporkan perseroan, seluruh proses keberangkatan di Terminal 2 dan Terminal 3 sejak pagi tadi berjalan lancar. Alur antrean tetap mengedepankan prinsip penjarakan fisik (physical distancing) antarindividu.
“Semua sudah berjalan dengan baik, saya berharap ini berlangsung terus ke depannya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy yang Ketua Pengarah Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu pagi.
Di bandara ini telah ditetapkan prosedur baru dalam memproses keberangkatan calon penumpang pesawat agar prinsip physical distancing terjaga dan prosedur pemeriksaan dokumen dijalankan ketat.
Presiden Direktur AP 2, Muhammad Awaluddin mengatakan, saat ini maskapai sudah melakukan pembatasan penjualan tiket maksimal 50% dari total kapasitas kursi pesawat.
“Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 18/2020, jumlah penumpang maksimal 50% dari kapasitas dan karena itu penjualan tiket harus maksimal juga 50% dari kapasitas. Di Terminal 2 Soekarno-Hatta juga dilakukan pembatasan penerbangan menjadi hanya 5 penerbangan per jam,” sambung Awaluddin.
Muhammad Awaluddin juga menjelaskan bahwa saat ini sudah diterapkan kebijakan baru dalam memproses keberangkatan di mana di mana calon penumpang harus melalui 4 pos pemeriksaan sebelum naik pesawat.
Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo yang berhasil memecahkan rekor MURI sebagai Bandara dengan Pengoperasian Tercepat.
Piagam Penghargaan MURI dengan Nomor 9485/R.MURI/V/2020 diumumkan dan diserahkan secara simbolis oleh Pendiri MURI, Jaya Suprana kepada Direktur Utama Angkasa Pura I (AP 1), Faik Fahmi melalui seremoni virtual, Jum’at, 15 Mei 2020.
Sejak mulai dilakukan proses konstruksi pada Juli 2018, YIA membutuhkan waktu selama 20 bulan untuk melakukan debut pengoperasian penuh. Pekerjaan konstruksi selesai 100 persen pada akhir Maret 2020.
Sebelumnya, YIA mulai dioperasikan secara terbatas pada Mei 2019. Hal ini membuat pembangunan YIA menjadi pembangunan bandara tercepat di Indonesia.
“Penghargaan ini merupakan sebuah apresiasi yang luar biasa dari Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI) atas upaya Angkasa Pura I yang senantiasa terus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan konektivitas udara di Tanah Air, khususnya untuk Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Direktur Utama, Faik Fahmi dalam seremoni.
“Saya benar-benar bangga atas prestasi yang diciptakan Angkasa Pura I melalui rekor Pengoperasian Bandara Tercepat di Tanah Air,” sambung Jaya Suprana.
Beroperasinya YIA merupakan solusi atas permasalahan kurangnya kapasitas di Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Pada masa pandemi global Covid-19 dan larangan mudik seperti saat ini, semua bandara menerapkan prinsip penjarakan fisik (physical distancing) dan mengatur alur keberangkatan penumpang pesawat di bandara.
“Angkasa Pura I (AP 1) sangat memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya penerapan physical distancing dalam melakukan pelayanan kebandarudaraan di 15 bandara kelolaan,” kata Vice President Corporate Secretary AP 1, Handy Heryudhitiawan, Jum’at (15/5/2020).
Perlu diketahui bahwa terdapat 5 proses alur pemeriksaan penumpang yang akan berangkat di bandara, yaitu:
1. Pos Pemeriksaan Pintu Masuk Keberangkatan
– Di sini, calon penumpang menunjukkan berkas kelengkapan dokumen perjalanan sesuai persyaratan yang tertera pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020; seperti identitas diri, tiket, surat keterangan negatif/ bebas Covid-19, surat tugas, surat kematian.
– Di area terminal keberangkatan, calon penumpang juga diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas dengan termometer tembak. Pada beberapa bandara, pemeriksaan suhu tubuh dilakukan menggunakan alat pemindai suhu tubuh pada saat masuk SCP 1.
2. Pos Pemeriksaan Dokumen Kesehatan
– Calon penumpang menuju pos pemeriksaan kesehatan di area check-in lalu menunjukkan surat keterangan bebas/ negatif Covid-19.
– Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerbitkan izin kesehatan.
– Calon penumpang mengisi HAC (Health Alert Card)/ e-HAC yang dipandu oleh petugas KKP.
3. Pemeriksaan Dokumen Final
– Calon penumpang yang telah memiliki izin kesehatan menunjukkan seluruh berkas kelengkapan perjalanan ke pihak maskapai.
4. Proses Check-in
– Calon penumpang yang telah mendapatkan persetujuan di pos pemeriksaan ketiga, selanjutnya melakukan proses check-in dan mendapatkan boarding pass.
5. Pos Pemeriksaan Sebelum SCP 2
– Penumpang yang telah memiliki boarding pass diperiksa kembali kelengkapan dokumennya oleh petugas Aviation Security (Avsec) sebelum masuk pemeriksaan SCP 2.
Setelah melewati pemeriksaan 5, calon penumpang dapat melanjutkan ke pemeriksaan badan dan barang di SCP2 dan kemudian masuk ruang tunggu untuk persiapan masuk pesawat.
Sebagai catatan, apabila terdapat berkas yang tidak lengkap pada tiap pos pemeriksaan tersebut, maka calon penumpang tidak diperbolehkan melanjutkan ke tahap pemeriksaan selanjutnya.
Handy menyebutkan, AP 1 senantiasa berkoordinasi intens dengan pihak maskapai terkait jumlah frekuensi penerbangan sehingga dapat meminimalisir potensi penumpukan penumpang di bandara.
Dia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara agar memenuhi persyaratan sesuai aturan yang berlaku dan menyiapkan seluruh dokumen syarat keberangkatan sebelum tiba di bandara, termasuk surat keterangan negatif Covid-19.
Calon penumpang pesawat juga diingatkan untuk tiba di bandara hadir 3 jam sebelum jadwal keberangkatan.
“Hal ini diperlukan karena proses pemeriksaan dokumen di bandara pada masa larangan mudik ini cukup panjang sehingga proses pemeriksaan tersebut berjalan lancar dan prinsip physical distancing dapat diterapkan dengan baik di bandara,” tandas Handy.
Meski kini telah tiada, kita bisa tetap semangat dengan kata-kata Kobe Bryant yang menjadi warisan berharga bagi penggemar.
Kata-kata Kobe Bryant yang Memotivasi
Meninggalnya Kobe Bryant yang mendadak, membuat jagat dunia berkabung. Kobe yang dikabarkan meninggal dalam kecelakaan helikopter di California, Amerika Serikat, Minggu (26/01) pagi waktu setempat.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com, dia meninggal dalam perjalanan menuju Mamba Academy untuk berlatih basket. Kini, dunia hanya bisa mengenangnya lewat prestasi dan kata-kata motivasi darinya.
Berikut beberapa kata-kata motivasi atau quote yang pernah diucapkan Bryant:
#1 “People just don’t understand how obsessed I am with winning.”
“Orang-orang tidak mengerti betapa terobsesinya saya dengan kemenangan.”
#2 “I don’t want to be the next Michael Jordan. I only want to be Kobe Bryant.”
“Saya tidak mau menjadi Michael Jordan yang selanjutnya. Saya hanya ingin menjadi Kobe Bryant.”
#3 “The most important thing is to try and inspire people so that they can be great in whatever they want to do.”
“Hal paling penting adalah untuk terus mencoba dan menginspirasi orang lain sehingga mereka bisa menjadi yang terbaik pada apapun yang mereka inginkan.”
#4 “As I sit here now, when I take off my shoe and I look down at my scar, I see beauty in it. I see all the hard work, all the sacrifices. I see the journey that it took to get back to this point of being healthy. And I see beauty in that struggle. That’s what makes it beautiful.”
“Ketika saya duduk melepas sepatu dan melihat luka saya, saya melihat keindahan di sana. Saya melihat segala kerja keras, segala pengorbanan. Saya melihat perjalanan yang saya lalui untuk sampai pada titik ini di mana saya kembali sehat. Dan saya melihat keindahan dalam kesulitan itu. Itu yang membuatnya menjadi indah.”
#5 “I can’t relate to lazy people. We don’t speak the same language. I don’t understand you. I don’t want to understand you.”
“Saya tidak bisa mengerti orang malas. Kita tidak sepemikiran. Saya tidak mengerti Anda. Saya tidak mau mengerti Anda.”
#6 “Everything negative – pressure, challenges – is all an opportunity for me to rise.”
“Semua hal negatif – tekanan, tantangan – semua adalah kesempatan saya untuk bangkit.”
#7 “If you’re afraid to fail, then you’re probably going to fail.”
“Kalau Anda takut untuk gagal, maka kamu mungkin akan gagal.”
#8 “The important thing is that your teammates have to know you’re pulling for them and you really want them to be successful.”
“Hal yang paling penting adalah timmu harus mengerti bahwa kamu mendukung mereka dan kamu ingin mereka menjadi sukses.”
#9 “I don’t think a coach becomes the right coach until he wins a championship.”
“Saya tidak berpikiran kalau seorang pelatih menjadi pelatih yang benar sampai dia memenangkan pertandingan.”
#10 “I focus on one thing and one thing only – that’s trying to win as many championship as I can.”
“Saya hanya fokus pada satu hal, yaitu berusaha untuk memenangkan sebanyak mungkin pertandingan sebisa saya.”
Perjuangannya dalam mempertahankan dan meraih kemenangan memang patut ditiru oleh kita semua. Menurut Anda, quotes Kobe Bryant yang mana yang paling menyentuh?
Pascakejadian penumpukan calon penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (14/5/2020) kemarin, Angkasa Pura II (AP 2) membatasi slot penerbangan. Langkah ini dilakukan agar kejadian serupa jangan sampai terulang.
Presiden Direktur AP 2, Muhammad Awaluddin mengatakan, para pemangku kepentingan di bandara tersebut telah menyepakati kebijakan pembatasan frekuensi penerbangan ini.
Awaluddin menyebutkan, slot penerbangan menjadi hanya 5 – 7 penerbangan saja per jam agar tidak terlalu menumpuk pada jam-jam tertentu.
Di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lantaran pandemi COVID-19, penerbangan di Soekarno-Hatta setiap harinya sekitar 200 frekuensinya. Sementara pintu keberangkatan hanya berada di Terminal 2 Gate 4 dan Terminal 3 Gate 3.
Selain itu, para pemangku kepentingan juga telah menyetujui bahwa maskapai hanya akan mengangkut penumpang tidak lebih dari 50% dari total kapasitas kursi pada setiap penerbangan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.
Dibatasinya jumlah penumpang sekaligus mendukung penerapan konsep penjarakan fisik (physical distancing) antarindividu saat penerbangan dan juga mendukung kelancaran proses keberangkatan.
“Pembatasan slot penerbangan per jam dan maksimal 50% jumlah penumpang yang diangkut pada setiap penerbangan cukup vital juga dalam menjaga kelancaran dan physical distancing saat proses keberangkatan,” kata Awaluddin, Jum’at (15/5/2020).
Pada hari ini, 15 Mei 2020, rencana keberangkatan rute domestik di Terminal 2 Soekarno-Hatta terdiri dari 1 penerbangan Lion Air, 15 penerbangan Batik Air, dan 9 penerbangan Citilink Indonesia.
Sementara untuk kedatangan rute domestik di Terminal 2 terdiri dalam 2 penerbangan Lion Air, 15 penerbangan Batik Air, dan 10 penerbangan Citilink Indonesia.
Di Terminal 3, rencana keberangkatan rute domestik oleh Garuda Indonesia sebanyak 29 penerbangan), dan kedatangan rute domestik Garuda Indonesia berjumlah 29 penerbangan.
Sebelumnya, Kamis (14/5/2020) kemarin sempat terjadi penumpukan calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini membuat jarak antarpenumpang sangat dekat sehingga berpeluang membahayakan kesehatan mereka di tengah pandemi COVID-19.
Angkasa Pura II (AP 2) bersama para pemangku kepentingan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menetapkan kebijakan baru guna memastikan kelancaran bagi calon penumpang saat memproses keberangkatan rute domestik di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini sekaligus agar protokol penjarakan fisik (physical distancing) antarindividu di bandara terlaksana.
Kebijakan baru ini telah diterapkan mulai hari ini, Jum’at, 15 Mei 2020, di Terminal 2 dan Terminal 3.
Presiden Direktur AP 2, Muhammad Awaluddin mengatakan, kebijakan ini adalah penataan kembali sistem antrean penumpang.
“Kami telah melakukan evaluasi dan kemudian mengimplementasikan kebijakan baru. Pada pagi hari ini, 15 Mei 2020, proses keberangkatan penumpang di rute domestik berjalan lancar di Soekarno-Hatta, baik itu di Terminal 2 dan 3,” ujar Awaluddin.
Sistem antrean penumpang di Terminal 2 kini dibagi menjadi 4 posko. Posko pertama untuk proses verifikasi dokumen calon penumpang yang dilakukan di curb side atau menjelang pintu masuk gedung terminal.
Posko kedua di dalam gedung terminal menjadi tempat calon penumpang mengisi dokumen kartu kewaspadaan kesehatan (Health Alert Card/ HAC) dan formulir epidemiologi, serta pengukuran suhu tubuh.
Setelah itu calon penumpang memasuki pos pemeriksaan pertama (SCP I) untuk dilakukan verifikasi surat kesehatan dan dilakukan tes kesehatan oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan. Kemudian calon penumpang menuju konter check-in untuk verifikasi seluruh dokumen dan memproses check-in.
AP 2 meminta agar calon penumpang dapat memahami proses verifikasi dokumen yang memang membuat proses keberangkatan tidak secepat di dalam kondisi normal. Calon penumpang agar mengikuti tanda yang ada guna mewujudkan physical distancing.
“Melalui sistem antrean yang baru ini, flow penumpang pagi ini sangat lancar ketika memproses keberangkatan domestik di Terminal 2. Secara umum, prosedur keberangkatan domestik juga sama dilakukan di Terminal 3, hanya saja dilakukan penyesuaian sesuai dengan bentuk terminal. Kami berharap situasi ini tetap terjaga,” tandas Awaluddin.
Selain melakukan penataan kembali sistem antrean penumpang, AP 2 juga melakukan pembatasan frekuensi penerbangan.
Sebelumnya, Kamis (14/5/2020) kemarin sempat terjadi penumpukan calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini membuat jarak antarpenumpang sangat dekat sehingga berpeluang membahayakan kesehatan mereka di tengah pandemi COVID-19.
AirAsia Indonesia mengoperasikan tiga penerbangan repatriasi Warga Negara (WN) Filipina di Indonesia dan Warga Negara Indonesia (WNI) di Filipina, Kamis (14/5/2020). Ketiga penerbangan merupakan tambahan dari dua penerbangan yang sebelumnya dilakukan sejak bulan lalu.
Penerbangan pertama dengan jumlah penumpang 22 orang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta pada pukul 09:16 WIB dan tiba di Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila pada pukul 14:07 waktu setempat.
Pesawat tersebut kemudian kembali dengan membawa 95 WNI yang terdampak situasi COVID-19 dari Manila pada pukul 14:34 dan tiba di Jakarta pada pukul 17:53 WIB.
Penerbangan ketiga berangkat dari Bandara Internasional Ahmad Yani di Semarang pada hari yang sama pukul 09:44 WIB dan tiba di Manila pada pukul 14:30 waktu setempat dengan dengan jumlah penumpang 23 WN Filipina.
“Koordinasi antara kedua kedutaan besar dalam upaya memulangkan masing-masing warga negaranya dalam masa yang penuh tantangan ini merupakan bukti nyata dari persahabatan antara kedua negara, yang telah kita bangun dan pererat dalam 70 tahun terakhir,” tutur Duta Besar Filipina, H.E. Leehiong T. Wee di Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga mengatakan bahwa pihaknya kembali merasa sangat terhormat mendapatkan kepercayaan dapat melayani ketiga misi repatriasi hari ini.
“Meskipun dalam situasi COVID-19 yang penuh ketidakpastian, kami bangga masih dapat berkontribusi bagi masyarakat dari kedua negara dengan membawa para tamu kami kembali ke keluarga dan kampung halamannya masing-masing.”
Penerbangan khusus ini dilayani menggunakan pesawat Airbus A320-200 dengan penerapan protokol keselamatan yang ketat sesuai dengan panduan dari otoritas kesehatan terkait.
Semua penumpang yang berada dalam penerbangan ini telah memiliki sertifikat kesehatan yang menyatakan bebas COVID-19 dan diperiksa kembali kondisinya saat berada di bandara sebelum keberangkatan. Penumpang dan awak kabin yang bertugas dalam penerbangan ini juga akan menjalani karantina selama 14 hari setelah penerbangan.
AirAsia menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia.
Batik Air menyampaikan penjelasan resmi terkait operasional dan layanan penerbangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020). Berdasarkan kabar yang beredar, maskapai Grup Lion Air ini mengangkut penumpang melebihi ketentuan yang berlaku saat ini.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pasal 14 poin b mengatur bahwa pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan penjarakan fisik (physical distancing).
Melalui keterangan tertulis, Batik Air menyebutkan bahwa jumlah penumpang yang diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta secara data akurat rata-rata kurang dari atau mencapai 50 persen.
“Untuk jumlah tamu yang diterbangkan pada penerbangan tertentu (lebih dari 50 persen), disebabkan atas situasi perubahan periode perjalanan dari beberapa tamu atau penumpang dikarenakan kebutuhan mendesak serta perjalanan grup dari keluarga atau rombongan yang menginginkan dalam satu penerbangan dengan duduk berdekatan (satu baris),” terang Komunikasi Strategis Perusahaan Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tersebut, Kamis.
Berikut data jadwal penerbangan dan jumlah penumpang Batik Air pada hari tersebut:
1. Penerbangan ID-7271 Soekarno-Hatta – Balikpapan – Tarakan, jadwal keberangkatan 06.30 WIB menerbangkan tiga tamu bisnis dan 86 tamu kelas ekonomi,
2. Penerbangan ID-6872 Soekarno-Hatta – Palembang, jadwal keberangkatan 07.00 WIB, menerbangkan 37 tamu kelas ekonomi,
3. Penerbangan ID-6370 Soekarno-Hatta – Surabaya, jadwal keberangkatan 07.00 WIB, menerbangkan tiga kelas bisnis dan 75 tamu kelas ekonomi,
4. Penerbangan ID-6262 Soekarno-Hatta – Makassar, jadwal keberangkatan 07.00 WIB, menerbangkan dua tamu bisnis dan 79 tamu kelas ekonomi,
5. Penerbangan ID-6235 Soekarno-Hatta – Banjarmasin, jadwal keberangkatan 07.00 WIB, menerbangkan dua tamu bisnis dan 35 tamu ekonomi,
6. Penerbangan ID-6280 Soekarno-Hatta – Manado, jadwal keberangkatan 07.00 WIB, menerbangkan tiga tamu bisnis dan 79 tamu kelas ekonomi,
7. Penerbangan ID-6814 Soekarno-Hatta – Padang, jadwal keberangkatan 07.15 WIB, menerbangkan 16 tamu kelas ekonomi,
8. Penerbangan ID-7581 Soekarno-Hatta – Malang, jadwal keberangkatan 07.45 WIB, menerbangkan 16 tamu kelas ekonomi,
9. Penerbangan ID-6506 Soekarno-Hatta – Denpasar, jadwal keberangkatan 08.00 WIB, menerbangkan enam tamu bisnis dan 100 tamu kelas ekonomi,
10. Penerbangan ID-6882 Soekarno-Hatta – Kualanamu, jadwal keberangkatan 08.00 WIB, menerbangkan 87 tamu kelas ekonomi,
11. Penerbangan ID-6356 Soekarno-Hatta – Semarang, jadwal keberangkatan 09.20 WIB, menerbangkan satu tamu kelas bisnis dan 57 kelas ekonomi,
12. Penerbangan ID-6256 Soekarno-Hatta – Samarinda, jadwal keberangkatan 10.50 WIB, menerbangkan tiga tamu kelas bisnis dan 35 tamu kelas ekonomi,
13. Penerbangan ID-6862 Seokarno-Hatta – Batam, jadwal keberangkatan 10.50 WIB, menerbangkan dua tamu bisnis dan 38 tamu kelas ekonomi,
14. Penerbangan ID-6854 Soekarno-Hatta – Pekanbaru, jadwal keberangkatan 12.00 WIB, menerbangkan 39 tamu kelas ekonomi.
Batik Air mengoperasikan empat jenis pesawat. Airbus 320-200ceo dan 320-200neo memiliki konfigurasi 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi, Boeing 737-900ER 12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi, sementara 737-800NG 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi.
Danang mengatakan, menurut data reservasi, jumlah calon tamu lebih dari angka tersebut. Menurutnya, hal ini sebagai salah satu upaya antisipasi dalam mengakomodir kebutuhan bepergian calon penumpang apabila terjadi penolakan kelengkapan dokumen perjalanan bagi calon tamu di terminal keberangkatan.
“Sehingga, masih bisa melakukan proses pengajuan pengembalian dana serta memberikan kesempatan bagi calon tamu untuk dapat memilih penerbangan berikutnya,” tandasnya.
Pada Kamis (14/5/2020) kemarin sempat terjadi penumpukan calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Berdasarkan penjelasan tertulis Angkasa Pura II (AP 2), kejadian itu berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga mengatakan, personel AP 2 telah berupaya penuh mengatur antrean namun calon penumpang pesawat yang datang cukup banyak di Terminal 2 Gate 4.
“Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB, di mana calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00 – 08.00 WIB,” terang Febri, Kamis (14/5/2020).
Dia menyebutkan, di antara waktu tersebut, terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink Indonesia.
“Seperti diketahui, pada masa pengecualian dalam pembatasan penerbangan ini, calon penumpang harus melakukan verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check-in. Verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang ada di posko pemeriksaan,” ujar Febri.
Dia mengatakan, AP 2 sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta akan mengevaluasi secara berkala penjarakan fisik (physical distancing) antarindividu di bandara tersebut sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Kami selalu berupaya untuk menjaga physical distancing di setiap area. Penerapan physical distancing di Soekarno-Hatta juga akan dievaluasi berkala melihat situasi dan kondisi terkini yang cukup dinamis,” kata Febri.
Dia juga mengatakan, ke depannya dilakukan penataan jadwal keberangkatan penerbangan untuk menghindari kejadian serupa.
“Seluruh stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menata jadwal penerbangan supaya tidak ada yang berdekatan,” tandasnya.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan pihaknya akan menindak tegas operator penerbangan yang melanggar ketentuan pembatasan jumlah penumpang dalam melakukan layanan.
“Begitu terbukti melanggar aturan, kami akan terapkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto di Jakarta, Kamis (14/5/2020).
Disampaikan Dirjen Novie, pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya maskapai yang tidak menerapkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Dalam hal ini, ketidakpatuhan terhadap penerapan penjarakan fisik (physical distancing) dan melebihi kapasitas tempat duduk yang telah ditetapkan dalam peraturan yang berlaku.
“Pagi ini (14/5/2020) langsung kami tindaklanjuti dengan memerintahkan inspektur penerbangan untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap hal tersebut,” terang Novie.
Berdasarkan Permenhub No. PM 18/2020 Pasal 14 poin b, pemerintah mengatur pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan physical distancing.
“Kami menghimbau kepada seluruh operator penerbangan untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Kami ingatkan agar maskapai tidak melakukan kesalahan yang beresiko terhadap para penumpangnya. Protokol kesehatan harus dilaksanakan oleh seluruh stakeholder penerbangan, tindakan tegas akan diberikan kepada operator penerbangan yang tidak menerapkan peraturan yang ditetapkan,” tandasnya.
Sebelumnya, maskapai Batik Air mengakui menerbangkan pesawat dengan melebihi kapasitas yang ditetapkan pemerintah. Insiden tersebut terjadi pada jadwal penerbangan hari Kamis (14/5/2020) dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.
“Untuk jumlah tamu yang diterbangkan pada penerbangan tertentu (lebih dari 50 persen) disebabkan atas situasi perubahan periode perjalanan dari beberapa tamu atau penumpang dikarenakan kebutuhan mendesak. Serta perjalanan grup dari keluarga atau rombongan yang menginginkan dalam satu penerbangan dengan duduk berdekatan (satu baris),” kata Komunikasi Strategi Perusahaan Batik Air, Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulisnya, Kamis (14/5/2020).
Sejak melayani penerbangan domestik terbatas sesuai aturan yang ditetapkan sejak Jum’at (8/5/2020), baru tiga maskapai penerbangan yang mendarat di Bandara InternasionalLombok (BIL) hingga Rabu (13/5/2020) kemarin.
“Semenjak dibuka operasional terbatas ada tiga maskapai yang melakukan pendaratan di Bandara Lombok,” tutur Communication & Legal Manager BIL, Arif Haryanto, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (13/5/2020).
Ketiga maskapai tersebut adalah Wings Air dengan penerbangan IW1962 rute Denpasar – Lombok. Dikabarkan maskapai ini hanya membawa satu penumpang pada Ahad (10/5/2020) lalu.
Kemudian, Garuda Indonesia dengan penerbangan GA430 rute Jakarta – Lombok. Pesawat mendarat pada Senin (11/5/2020) lalu dengan membawa 56 penumpang.
Terakhir, maskapai Lion Air penerbangan JT642 rute Surabaya – Lombok yang membawa 23 penumpang. Pesawat ini mendarat pada Selasa (12/5/2020) lalu.
Menurut Arif, sebanyak 80 penumpang tiba di Bandara Internasional Lombok. Sementara penumpang yang keluar lewat Bandara Internasional Lombok sebanyak 94 orang.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, pihak bandara memasang alat pendeteksi panas tubuh dan menjaga jarak antarpenumpang saat antre.
Sebelumnya otoritas BIL kembali membuka penerbangan domestik dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mulai Jum’at (8/5/2020) lalu.
Penerbangan domestik tersebut berlaku bagi penumpang dalam rangka tugas kedinasan. Penerbangan itu juga berlaku untuk repatriasi WNI, pelajar, pekerja migran, pemulangan orang dengan alasan khusus, dan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.